Polusi Udara Picu Lonjakan ISPA, Penyakit ISPA Paling Banyak Ditangani Puskesmas Tarik

    Polusi Udara Picu Lonjakan ISPA, Penyakit ISPA Paling Banyak Ditangani  Puskesmas Tarik

    SIDOARJO – Polusi udara diduga menjadi faktor risiko dominan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang menempati peringkat tertinggi penyakit yang ditangani di Puskesmas Tarik, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo sepanjang Januari hingga Februari 2026.

    Kepala Humas Puskesmas Kecamatan Tarik, Putri, saat dikonfirmasi wartawan wartabhayangkara.com, Kamis (19/02/2026), mengungkapkan meski tidak merinci jumlah kasus secara detail, ISPA menjadi jenis penyakit yang paling banyak diderita masyarakat selama dua bulan terakhir.

    “ISPA masih mendominasi kunjungan pasien di Puskesmas Tarik. Faktor lingkungan, terutama polusi udara, sangat berpengaruh terhadap meningkatnya kasus ini, ” ujarnya.

    Menurutnya, perubahan cuaca yang tidak menentu ditambah paparan polusi dari aktivitas kendaraan bermotor, serta asap rokok menjadi pemicu utama gangguan pernapasan, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

    Sebagai langkah antisipasi, pihak Puskesmas Tarik telah melakukan berbagai upaya pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat. Edukasi kesehatan diberikan melalui penyuluhan langsung, serta imbauan saat pelayanan kesehatan berlangsung.

    Puskesmas Tarik menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki ventilasi rumah agar sirkulasi udara tetap lancar, serta mengurangi paparan asap rookok di dalam rumah. Upaya ini dinilai efektif untuk menekan angka kejadian ISPA, khususnya pada kelompok rentan seperti balita dan lansia.

    Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk, pilek, demam, atau sesak napas.

    Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan lingkungan, Puskesmas Tarik berharap angka kasus ISPA dapat ditekan dalam beberapa bulan ke depan. (Tim)

    sidoarjo
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Polresta Sidoarjo Salurkan Bantuan Sembako...

    Artikel Berikutnya

    Polresta Sidoarjo Raih Presisi Award dari...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    TNI AD Rampungkan Rehab Jembatan Gantung di Langkat, Akses dan Konektivitas Warga Kembali Normal
    WNA China Didakwa Rampas Tambang Emas, Pakai 50 Ton Peledak Ilegal
    Makan Bergizi Gratis: Gizi Meningkat, Semangat Belajar Siswa Meroket
    Makan Bergizi Gratis Dongkrak Semangat Belajar dan Kesehatan Siswa
    Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Anggaran Pendidikan Meningkat, Tidak Berkurang dengan Adanya Makan Bergizi Gratis

    Ikuti Kami